Yonkes 2/YBH Kostrad, Bakal Gelar Kejuaraan Paralayang Nasional

Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2 /YBH Kostrad, Letkol Ckm dr. Jeffry Frederick Londong L, Sp.A, M.Kes, usai diwawancarai awak media di ruangannya. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS
Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2 /YBH Kostrad, Letkol Ckm dr. Jeffry Frederick Londong L, Sp.A, M.Kes, usai diwawancarai awak media di ruangannya. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

MALANG NEWS – Batalyon Kesehatan (Yonkes) 2 Yudha Bhakti Husada (YBH) Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) bakal menggelar even paralayang berskala nasional.

Kejuaraan paralayang yang digagas Yonkes 2/YBH Kostrad Malang tersebut akan digelar selama tiga hari, 21 – 23 Juni 2019.

Even tersebut diyakini bakal menyedot wisatawan yang berkunjung ke Kota Wisata Batu.

Kejuaraan paralayang bertema “Cobra Paragliding Open Championship” Yonkes 2/YBH Kostrad tersebut bakal dilangsungkan di Gunung Banyak, Kota Batu.

Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2 /YBH Kostrad, Letkol Ckm dr. Jeffry Frederick Londong L, Sp.A, M.Kes menjelaskan, bahwa even yang digagasnya itu baru kali pertama ini.

“Even Cobra Paragliding Championship, yang kami gelar nanti memang yang perdana. Rencananya bakal dibuka langsung oleh Panglima Divisi (Pangdiv) 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han),” tuturnya kepada awak media, Selasa (11/6/19) saat ditemui di ruangannya.

Jeffry juga menambahkan, pelaksanaan kejuaraan tersebut bersifat terbuka. Artinya, diikuti oleh seluruh atlet paralayang Indonesia, yang ingin bertanding di Kota Wisata Batu.

Hal yang perlu diketahui, lanjut ia, penilaian untuk menentukan pemenang atau juara dari aspek ketepatan mendarat. “Jadi, ketepatan mendarat tersebut, semakin mendekat titik poinnya maka semakin nol,” imbuh dia.

Ia juga memaparkan, sejauh ini peserta yang telah mendaftarkan diri secara online, sekitar 50 peserta yang sudah terintegrasi. Para peserta yang sudah mendaftar itu berasal dari seluruh Indonesia. Dalam kejuaraan tersebut, akan ditentukan juara satu, dua dan juara tiga.

“Juara satu mendapat hadiah berupa uang tunai senilai lima juta rupiah. Juara dua hadiahnya empat juta rupiah. Juara tiga mendapat hadiah tiga juta rupiah,” ungkap ia.

Danyonkes 2/YBH Kostrad juga menerangkan, kejuaraan paralayang tersebut terbagi menjadi dua kelompok. Yakni, kelompok atlet senior dan yunior.

Di kelas yunior, juara pertama mendapat uang tunai Rp 4 juta, juara dua Rp 3 juta, dan juara tiga Rp 2 juta.

“Selain mendapat hadiah uang tunai, sekaligus mereka akan mendapat maskot medali dan sertifikat,” pungkasnya, sembari menjelaskan dalam event tersebut, bekerjasama dengan, Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Jawa Timur.

Pewarta : Eko Sabdianto

Editor : Andi Rachmanto

Publisher : Andri Priyo Utomo