Curi Motor, Warga Gedangan Kidul Dihadiahi Bogem Mentah

Sahri (pelaku curanmor), saat diamankan warga di lokasi kejadian.
Sahri, saat diamankan warga usai mencuri motor.

MALANG NEWS – Sahri (45), warga asal Desa Gedangan Kidul, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang dihajar massa di Jalan IR Rais Malang. Pasalnya, ketahuan mencuri motor. Padahal, beberapa menit sebelumnya, ia mencuri motor Honda Beat, dengan Nopol AG 2377 UJ di kawasan Dinoyo bersama seorang temannya yang berhasil melarikan diri dari kejaran warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, salah satu warga Jalan IR Rais, Gang 9, Hadi Sutrisno (22), secara kebetulan melihat gerak-gerik dua orang yang mencurigakan. Merasa curiga dengan gelagat tersebut, dan terlebih kedua orang itu memakai masker tengah duduk di atas motor Honda Beat di dekat rumah Mukhlis (33), yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Lantas Hadi pun mengawasi hingga pada akhirnya kecurigaannya terbukti.

Sambil menoleh ke kanan dan ke kiri, dan dirasa aman, lantas kedua orang itu mulai beraksi dengan mengambil motor Yamaha Vixion, Nopol EB 3512 IA milik Mukhlis, yang diketahui seorang dosen asal Flores yang tengah mengajar kuliah di Universitas Brawijaya (UB). Secara spontan Hadi meneriaki pencuri, hingga pada akhirnya membuat warga setempat di lokasi kejadian saling berdatangan yang kemudian mengejar dan menangkap Sahri.

Alhasil, Sahri pun menjadi bulan-bulanan warga. Dia sempat dihajar hingga babak belur. Bahkan salah satu warga ada yang sempat mengusulkan agar ia dibakar, beruntung warga yang lain melarang. Namun sayangnya, temannya berhasil melarikan diri dan kabur dari kejaran warga.

Ironisnya, motor Honda Beat yang ia pakai untuk mencuri di tinggal begitu saja, dan ternyata motor tersebut juga merupakan hasil curian. Nyawa Sahri berhasil selamat, itu setelah petugas kepolisian setempat datang dan segera mengamankannya.

Hadi menuturkan, bahwasanya dirinya sempat membaca salah satu komentar di group Facebook komunitas Malang, kalau sekitar pukul 04.00 WIB, ada yang kehilangan motor Beat di daerah Dinoyo Gang 10.

“Setelah saya cek dan saya cocokan di Polsekta Sukun, ternyata memang benar bahwa motor Honda Beat yang di posting di group Facebook Komunitas Malang,” tuturnya.

Pemilik Honda Beat, diketahui bernama Restu, (23) warga Nganjuk yang sedang kuliah di Universitas Islam Malang (Unisma).

Sampai saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. Sedangkan pelaku lainnya yang berhasil kabur, kini tengah diburu petugas.

Sementara itu, Kapolsekta Sukun Kompol Anang Tri Hananta membenarkan, jika memang terjadi pencurian.

“Ya benar, telah terjadi pencurian. Sampai saat ini masih dalam proses penyidikan, dan pelaku satunya yang kabur itu, anggota kita masih memburunya. Kami juga meminta, bila mana ada korban lainnya untuk segera melapor. Besok akan segera kami rilis,” janjinya.

Pewarta : Rifand Apur

Editor : Andi Rachmanto

Publisher : Andri Priyo Utomo