Sabetkan Celurit, Pemuda Purwosekar Tajinan Dihajar Warga

Siswanto (30) warga Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, saat berada di Polsek Tumpang, usai aksinya menyabetkan sajam jenis celurit.
Siswanto (30) warga Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, saat ditangkap Satreskrim Polsek Tumpang, usai aksinya menyabetkan sajam jenis celurit.

MALANG NEWS – Di tengah tontonan kuda lumping di wilayah Tumpang, seorang warga Tajinan ditangkap Satreskrim Polsek Tumpang, setelah ia membabi buta menyabetkan senjata tajam jenis celurit ke arah warga. Satu warga mengalami luka sabetan di bagian kepala dan punggung. Pelaku pun sempat dimassa oleh warga sekitar karena aksinya tersebut.

Siswanto (30) warga Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, ditangkap Satreskrim Polsek Tumpang, setelah membuat keributan saat adanya tontonan kuda lumping, pada Kamis (1/8/19) malam.

Kejadian berawal saat Siswanto hendak menonton kuda lumping di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang. Pemuda ini mengendarai motor bersama teman-temannya dan melaju dengan kencang, sementara suara motor yang keras membuat warga geram.

Saat itu, tukang parkir tontonan tersebut memperingatkan kepada pelaku, namun pelaku malah kalap lantaran dalam kondisi mabuk.

“Akhirnya, warga setempat menghajar para pelaku. Sementara salah satu pelaku sudah mengeluarkan sajam dan membabi buta, mengarahkan sajam kepada warga hingga melukai warga,” ungkap Ipda Sigit Hernadi, Kanit Reskrim Polsek Tumpang.

Warga bertambah geram dan menghajar pelaku. Beruntung, ada polisi yang berjaga di lokasi mengetahui keributan tersebut, segera mengamankan pelaku dari amukan massa dan membawa ke Polsek Tumpang.

Kini, atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 juncto pasal 76 c undang-undang nomor 35 tahun 2014 lantaran korban anak-anak, dengan ancamannya hingga 10 tahun kurungan penjara.

Pewarta : Ardianto Rakya

Editor : Eko Sabdianto

Publisher : Andri Priyo Utomo