Peduli Sesama, Caleg Terpilih Gelar Donor Darah di Pujon

Caleg terpilih dari Partai Golkar M. Khoirun, SE, saat turut serta mendonorkan darahnya pada kegiatan bhakti sosial di Balai.Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Foto: Ardianto Rakya/malangNEWS
Caleg terpilih dari Partai Golkar M. Khoirun, SE, saat turut serta mendonorkan darahnya pada kegiatan bhakti sosial di Balai Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Foto: Ardianto Rakya/malangNEWS

MALANG NEWS – Seorang calon anggota legislatif (caleg) terpilih di DPRD Kabupaten Malang dari Partai Golkar, M. Koirun, SE menggelar bhakti sosial donor darah. Caleg nomor urut 7, Dapil 5 (Pujon, Ngantang, Kasembon, Wagir, Dau dan Karangploso) itu bekerja sama dengan PMI setempat.

Aksi peduli sesama tersebut dilakukan Koirun dengan mengajak masyarakat Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, untuk berdonor darah.

Bhakti sosial donor darah itu dilakukan dalam satu rangkaian aksi sosial per tiga bulan. Kegiatan tersebut digelar di balai desa setempat, Senin (22/7/19), pukul 09.00 WIB.

Ketua Panitia Pelaksana, M. Khoirun, SE mengatakan, bhakti sosial donor darah merupakan program rutin per tiga bulan, diadakan olehnya yang bekerjasama dengan PMI dan masyarakat Desa Bendosari.

“Kegiatan bhakti sosial donor darah ini yang ke empat, diselenggarakan sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan dari warga masyarakat Desa Bendosari,” kata caleg Golkar asal Kediri itu di sela-sela kegiatan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat, serta dapat membantu orang-orang yang benar-benar membutuhkan darah ,” imbuhnya.

Bhakti sosial donor darah itu diikuti puluhan pendaftar. Para pendonor terdiri atas warga masyarakat dan perangkat desa setempat.

“Para pendonor yang mendaftar, yang tidak lolos (sebagai calon pendonor) ada 25 orang. Hal itu karena tekanan darah dan hemoglobin mereka tidak memenuhi syarat,” imbuh Khoirun.

Bhakti sosial donor darah itu mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat desa setempat. Pada kegiatan kali ini, panitia berhasil mengumpulkan darah dari para pendonor sebanyak 17 kantung.

Diakuinya, memang ada keprihatinan di kalangan pendonor, karena tidak sedikit pasien dalam kondisi gawat yang sulit mendapatkan donor darah. Iapun berharap, semoga dari donor darah tersebut bisa membantu mereka yang membutuhkan.

Salah satu warga Desa Bendosari yang mendonorkan darahnya, Khusnul (44), mengaku sangat mendukung bhakti sosial tersebut. Ia meyakini kegiatan donor darah dapat membantu sesama yang membutuhkan darah.

“Dari setitik darah yang didonorkan, itu sudah turut serta berpartisipasi membantu menyelamatkan jiwa orang lain,” tandas ayah tiga anak tersebut.

Pewarta : Ardianto Rakya

Editor : Eko Sabdianto

Publisher : Andri Priyo Utomo