Menjawab perihal ‘safe house’ di KPK

Safe House KPK
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (foto:istimewa)

Malang-news.com  / Pansus Hak Angket KPK berencana meninjau lokasi safe house (rumah aman) KPK terkait pernyataan Niko Panji Tirtayasa. 

Pimpinan KPK mempersilakan.


“Silakan mereka lihat karena tidak ada yang disembunyikan agar tidak ada lagi yang bilang rumah sekap,” ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, pada saat dikonfirmasi 

Syarif juga mengingatkan agar Pansus tidak meributkan hal-hal semacam ini. Terutama soal safe house yang sempat disebut oleh anggota Pansus yang tidak sesuai dengan Undang-Undang. Jadi jangan sampai tindakan tersebut justru melemahkan upaya KPK.


“Tapi sebaiknya anggota Pansus tidak meributkan hal-hal yang seharusnya dirahasiakan dan dijamin oleh Undang-Undang, karena tindakan Pansus seperti itu akan merugikan upaya-upaya perlindungan saksi dan korban di masa mendatang,” pungkas Syarif.

Sebelumnya Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa memastikan rencananya meninjau safe house seperti yang disebut keponakan Muhtar Ependy, Niko Panji Tirtayasa. Rencananya agenda ini akan dilaksanakan Jumat (11/8) esok, menunggu izin dari kepolisian.


“Kami kan sudah banyak mendengarkan keterangan dari berbagai pihak. Kami kan tidak bisa juga langsung mengambil kesimpulan, kami ingin dalami apakah betul yang dikatakan, pengakuannya banyak yang terkait dengan Saudara Niko,” ungkap Agun Gunandjar Sudarsa di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Pansus akan meninjau dua-tiga lokasi safe house. “Kita lihat waktunya karena kan ini hari Jumat,” tuturnya.