Kapolres Batu Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi “People Power”

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si, saat diwawancarai oleh awak media. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS
Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si, saat diwawancarai oleh awak media. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

MALANG NEWS – Jelang pengumuman pemenang Pilpres 22 Mei 2019 oleh KPU, wacana people power kian kencang berembus.

Menyikapi hal itu, Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si menghimbau masyarakat Kota Batu untuk tidak terprovokasi terhadap wacana pengerahan kekuatan massa atau people power yang kini tengah ramai diperbincangkan.

Menurut dia, dengan adanya isu atau ajakan untuk people power agar kita sebagai manusia yang hidup bermasyarakat, berbeda tetapi satu untuk lebih “Bijak dan Cerdas” dalam menyikapinya, serta tidak terpengaruh dan terprovokasi, apalagi mau diadu domba.

“NKRI ini terbentuk dari perbedaan suku agama dan budaya, yang diibaratkan jari ditangan kita jempol semua, namun apa akan sama fungsi dan manfaatnya? Seperti saat ini ada jempol, telunjuk tengah, jari manis dan kelingking? Pointnya, saya mengimbau sekaligus mengajak kepada warga dan masyarakat Kota Batu lebih cinta damai, cinta persatuan dan keberagaman tujuannya demi indonesia Raya,” kata Buher sapaan akrabnya, Selasa (14/5/19).

Dirinya juga menambahkan, bahwasanya TNI dan Polri terus menggelar langkah-langkah persuasif untuk mencegah People Power terealisasi.

“Polri dan TNI terus memobilisasi aparat keamanan dan melakukan langkah-langkah persuasif terkait wacana people power atau revolusi menjadi bukti bahwa keamanan nasional dan ketertiban umum tetap terjaga,” kata Kapolres Batu yang akrab dengan para awak media ini.

Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan ini mengatakan, pendekatan persuasif yang diambil Polri dan TNI adalah bukti bahwa keamanan nasional masih berada dalam kendali TNI-Polri.

“Sekaligus menunjukkan bahwa TNI-Polri adalah Institusi yang SOLID tidak panik dalam menyikapi isu people power tersebut,” katanya.

Menurut Alumnus Akpol 2000 ini tak bisa dipungkiri ruang publik masih bising karena dijejali isu-isu tentang hasil Pemilu 2019, tak terkecuali di Kota Batu. Ia pun meminta agar publik tak terpengaruh dengan isu people power yang kian marak digaungkan di media sosial.

Lebih jauh, ia mengingatkan agar warga masyarakat Kota Batu tidak terprovokasi dengan pernyataan dari pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat gaduh suasana.

“Sebab pemerintah sudah membentuk tim untuk mengkaji aspek hukum dari ucapan atau pernyataan sejumlah pihak untuk mencegah terjadinya perpecahan bangsa, serta silahkan tempuh jalur hukum dan mekanisme yang benar jika merasa dirugikan atau dianggap ada kecurangan” jelas dia.

Daripada mengurusi omongan orang yang tidak bertanggung jawab atau berita hoax sambung Buher, lebih baik jika masyarakat fokus menjalankan ibadah puasa dan mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Isu wacana tentang people power dan revolusi telah direspons dengan bijaksana dan terukur oleh Polri. Jadi, daripada mengikuti isu yang digoreng, mending masyarakat fokus melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,” katanya.

Sekedar diketahui, terkait dengan rencana people power pertama kali digaungkan oleh politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Ia mengatakan, bakal menggelar aksi turun ke jalan jika menemukan maraknya kecurangan pada Pemilu 2019.

Pewarta : Eko Sabdianto

Editor : Andi Rachmanto

Publisher : Andri Priyo Utomo