Kapolres Batu Hadiri Bhineka Tunggal Ika Indah di Bhumi Arema

Kapolres Malang Kota, Kapolres Malang Kabupaten, Kapolres Batu, Walikota Malang dan Wawali Kota Malang beserta Dandim 0833 Kota Malang berbaur bersama mahasiswa asal Papua.
Kapolres Malang Kota, Kapolres Malang Kabupaten, Kapolres Batu, Walikota Malang dan Wawali Kota Malang beserta Dandim 0833 Kota Malang, saat tengah berbaur bersama mahasiswa asal Papua.

MALANG NEWS – Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si bersama Kapolres dan Forkompimda Malang Raya menghadiri acara pertemuan dengan para Pemuda, Tokoh Agama dan organisasi Mahasiswa Malang, yang bertempat di Bundaran Monumen Hamid Rusdi, Simpang Balapan, Jalan Ijen Kota Malang.

Kegiatan yang dimotori oleh pemuda dari Aktivis HMI, GMNI, PMII dan JSI, GP Ansor dan NU tersebut bertemakan “Bhinneka Tunggal Ika Indah di Bhumi Arema”.

Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkompimda Malang Raya. Diantaranya Walikota Malang Sutiaji, Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, Kapolres Malang Kabupaten AKBP Yade Setiawan Ujung, SH., S.I.K., M.Si, Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, beserta beberapa Tokoh Pemuda asal Papua di Malang Raya.

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si, saat menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kita semua jadi hebat jika kita sebagai bangsa Indonesia memahami arti Bhineka Tunggal Ika.

“Walupun berbeda-beda tetapi tetap satu. Kita semua sebagai bangsa Indonesia adalah saudara, jadi harus bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia,” kata Buher sapaan akrabnya.

Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan ini juga menambahkan, siapapun yang kuliah di Kota Malang semuanya adalah saudara.

“Apalagi di Bhumi Arema. Jadi tidak benar jika ada diskriminasi, karena Malang cinta ini damai,” imbuh Alumnus Akpol 2000 ini.

Pada rangkaian acara itu, juga dilakukan tanam pohon dan makan bersama dengan pemuda dan mahasiswa asal Papua yang ada di Kota Malang. Itu semua sebagai simbol perdamaian dan hidup bersama di Bhumi Arema.

Pewarta: Eko Sabdianto

Editor: Andi Rachmanto

Publisher: Andri Priyo Utomo