Dikunjungi KPK, Dewanti: Sugeng Rawuh

Walikota Batu
Walikota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si, saat sesi foto bersama Penasehat KPK Suwarno Sutikno, Kapolres Batu, Dandim 0818 Malang-Batu, Kajari Batu, Ketua DPRD Batu dan Sekda Pemkot Batu, pada kegiatan roadshow KPK “Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi”. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

MALANG NEWS – Walikota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si menyambut positif atas kehadiran rombongan Bus KPK Anti Korupsi yang dipimpin langsung oleh penasehat KPK, Sarwono Sutikno di Balaikota Among Tani, Pemkot Batu, Jalan Panglima Sudirman, No.507, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (10/9/19).

Kegiatan roadshow KPK yang bertemakan “Jelajah Negeri, Bangun Antikorupsi” ini difasilitasi Pemerintah Kota Batu untuk memberikan sarana edukasi anti korupsi kepada seluruh eleman masyarakat.

Dalam sambutannya, Walikota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, bahwasanya ia selaku kepala daerah dan Pemerintah Kota Batu sangat menyambut baik, sekaligus juga mengapresiasi atas kunjungan KPK tersebut.

“Sugeng Rawuh (Selamat Datang), kami atas nama Pemerintah Kota Batu sangat mengapresiasi atas kehadiran KPK, karena memberikan pemahaman dan mengedukasi produk anti korupsi yang dimulai dari tingkat bawah pelajar hingga sampai kepada masyarakat umum,” kata Budhe sapaan akrabnya.

Atas kunjungan KPK itu, Politisi PDIP ini juga berharap, agar KPK mampu untuk mencegah angka atau tingkat korupsi yang ada di Pemerintahan Kota Batu.

“Ya, kami atas nama Pemerintah Kota Batu memang sangat berharap kepada KPK, untuk dapat mencegah terjadinya korupsi di ruang lingkup Pemerintah Kota Batu, agar kedepannya Kota Wisata Batu dapat menjadi kota yang bebas dari korupsi,” ungkap mantan None Jakarta ini.

Pada kesempatan yang sama, penasehat KPK Sarwono Sutikno, dalam sambutannya, mengharapkan peran serta atau keterlibatan Pemerintah Kota Batu untuk turut serta mensosialisasikan tentang pencegahan korupsi di segala bidang.

“Ya, kami sangat mengharapkan keterlibatan dari Pemerintah Kota Batu, untuk turut aktif mensosialisasikan, dan mengedukasi tentang budaya anti korupsi di semua kalangan, baik itu di tingkat kepala daerah, kepala dinasnya, pejabat yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Batu,” kata Sarwono Sutikno melalui sambutannya.

Sarwono juga menjelaskan, bahwasanya kegiatan roadshow anti korupsi kali ini dengan menggunakan bus yang digelar selama dua hari, sengaja menyasar kepada seluruh lapisan elemen masyarakat, yakni mulai dari pelajar, ASN, Komunitas, hingga pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

“Penggunaan bus KPK ini, sejatinya memang sebuah simbol, artinya bahwa KPK tidak hanya melakukan penindakan, akan tetapi juga kami fokuskan kepada pencegahan dan mengedukasi kepada masyarakat umum. Yang mana, agar masyarakat dapat mengetahui tentang produk hukum dari KPK,” terang dia.

Sarwono Sutikno, yang juga seorang dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga menambahkan, selain daripada bentuk dari penindakan, tentunya KPK juga dapat menekan angka korupsi, yang mana juga dibutuhkan peran aktif dari semua lapisan masyarakat untuk dapat ikut terlibat dan turut andil.

“Ya salah satunya dengan cara melaporkannya kepada kami, jika mengetahui adanya korupsi. Masyarakat jadi tidak perlu khawatir, tentunya kami (KPK) bakal melindungi sekaligus juga merahasiakan nama pelapornya. Semoga kedatangan kami ini, sekiranya bisa memberikan warna tersendiri khususnya di Kota Batu. Dan jika melihat udara di Batu ini sejuk, sudah barang tentu pastilah pemerintahannya tidak akan melakukan korupsi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tahun ini bus KPK menawarkan beragam acara lebih banyak daripada roadshow sebelumnya. Selain sosialisasi produk antikorupsi, tim jelajah menggelar diskusi komunitas, juga memberikan pembekalan kepada para anggota legislatif DPRD, kuliah umum, pengaduan masyarakat, dan pagelaran pentas seni serta berbagai rangkaian kegiatan lainnya.

Pewarta: Eko Sabdianto

Editor: Andi Rachmanto

Publisher: Andri Priyo Utomo