Beredarnya Postingan Pembuatan SIM di Sosial Media Ternyata Hoax

Pelaku penipuan berkedok calo saat diamankan Kanit Regident bersama Tim yang dibentuk Kasat Lantas Polres Malang

MALANG-NEWS.COM – Masyarakat dihebohkan oleh postingan berantai via Facebook tentang pembuatan SIM, Selasa (16/4/2019).

Dalam postingan itu disebutkan, ‘yang mau buat sim monggo’. Selanjutnya, ia juga menambahkan komentar untuk menginbox bagi netizen yang minat.

Setelah awak media mencoba menggali informasi melalui inbox, dalam pesan disebutkan, persyaratan bagi yang ingin membuat SIM hanya perlu datang, foto, dan tanpa tes.

Biaya yang di tentukan oleh pemosting untuk pembuatan SIM C sebesar Rp. 550, sedang SIM A Rp 750.

Bagi mereka yang ingin membuat SIM, diminta mengirim uang melalui True money ke Alfamart atau bisa melalui transfer di bank BRI.

Setelah itu, pihak pemohon diminta untuk mendatangi Polwil menemui Samsul untuk melakukan foto. Sedang nama itu tidak ada dan dinyatakan bohong (hoax).

Terkait hal tersebut, Kanit Reg Ident Polres Malang, membantah adanya pembuatan SIM tanpa tes. Bahkan ia menegaskan bahwa nama Samsul yang dikabarkan sebagai petugas foto itu tidak ada di jajaran Satpas Singosari.

“Ketika mendapatkan info tersebut, kami di perintahkan Kasat Lantas untuk membentuk tim patroli cyber dengan memancing pelaku, karena hal ini sudah meresahkan masyarakat dan mencoreng nama institusi, untuk warga malang jika menemukan calo bisa langsung hubungi Kasatlantas akan diberi hadiah,” kata Kanit Reg Ident Polres Malang, Iptu Yudhi Anugrah Putra, SIK, MH, Selasa (16/4).

Atas perintah Kasat Lantas Polres Malang, AKP William Thamrin Simatupang, SIK, Kanit Reg Ident Iptu Yudhi Anugrah Putra, SIK, MH membentuk tim untuk memancing dan menangkap si pelaku.

Cukup dua hari, tim yang diikuti oleh Aiptu Umar Kiswoyo, Aiptu Siswandi Hatta dan dua wartawan yakni Sofiyan Adi Cahyo serta Ahmad Saifudin telah berhasil menangkap seseorang yang diduga melakukan penipuan terkait pembuatan SIM.

Setelah melakukan penangkapan, seseorang dengan memakai akun Suniya Via Agustin, kemudian diserahkan ke Satreskrim untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Disisi lain, dengan temuan ini Baur SIM Satpas Singosari, Aiptu Umar juga mengimbau khususnya kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan tawaran media sosial yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.(Mad/Sac)