Amankan Pilkades Serentak, Polres Batu Kerahkan 370 Personel

Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa serentak
Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa serentak di gedung Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, Pemkot Batu. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

MALANG NEWS – Tidak ingin ternodai dengan praktek perjudian maupun politik uang, Polres Batu membentuk Satgas Khusus Anti Judi dan Politik Uang. Satuan Tugas (Satgas) tersebut disiagakan pada pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, yang bakal digelar pada 2 Oktober 2019 mendatang.

Pengukuhan 90 Satgas dari Polres Batu itu dilakukan disela-sela Deklarasi Damai di hadapan Calon Kepala Desa (Cakades), bertempat di gedung Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, Pemkot Batu, Jalan Panglima Sudirman, No.507, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu. Senin (30/9/19).

Selain pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 11 desa pada 2 Oktober 2019 nanti, Polres Batu juga bakal mengerahkan 370 personel gabungan. Para personel gabungan itu terdiri dari unsur Polri, TNI dan Linmas.

Terkait dengan pengamanan tersebut, menurut Kapolres Batu Harviadhi Agung Pratama, S.I.K., M.I.K, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus meminimalisir terjadinya perbedaan pendapat atau konflik saat pesta demokrasi Pilkades berlangsung.

“Hari ini kami diundang ibu Walikota Batu Dewanti Rumpoko untuk menghadiri deklarasi damai bersama sejumlah 38 Calon Kepala Desa (Cakades). Ratusan personel pada pengamanan Pilkades nanti itu memang untuk menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya usai menghadiri deklarasi damai, Senin (30/9/19) di Gedung Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, Pemkot Batu.

Selain itu, mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim ini juga mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Anti Judi dan Anti Money Politic.

“Ya, kebetulan momentnya memang pas, bersamaan dengan deklarasi damai kami juga mengukuhkan Satgas anti judi dan anti money politic. Kami bentuk tim ini yang mana tujuannya untuk menghindari terjadinya politik uang,” ujarnya.

Kapolres Batu Harviadhi Agung Pratama, S.I.K., M.I.K,
Kapolres Batu Harviadhi Agung Pratama, S.I.K., M.I.K, saat diwawancarai awak media usai menghadiri Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa serentak.

Pamen dua melati ini juga menambahkan, saat pengamanan Pilkades yang ada di 11 desa dari tiga kecamatan itu, nantinya dari 370 personel gabungan tersebut bakal disebar di setiap masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Ya, dari 110 anggota Polres Batu, 90 anggota dari Satlinmas dan 30 anggota TNI, masing-masing ditempatkan di setiap TPS. Tujuannya jelas ya, bisa memantau langsung jalannya Pilkades, agar pesta demokrasi nantinya dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, kondusif dan damai,” ungkapnya.

Meski begitu, diaukuinya bahwasanya Polres Batu tidak serta merta dapat bekerja sendirian, tanpa adanya dukungan dan bantuan dari lapisan masyarakat Kota Batu

“Kami (Polres Batu) tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua lapisan elemen masyarakat. Karena dalam pesta demokrasi ini, memang semuanya harus berperan aktif untuk terlibat secara bersama-sama menjaga agar situasi tetap kondusif, aman dan damai,” paparnya.

Saat disingung bilamana ada salah satu oknum, yang kedapatan memprovokasi dan atau mengarahkan untuk memilih calon tertentu dengan imbalan sejumlah uang maka dengan tegas Polres Batu bakal menindak.

“Kalau memang kedapatan terjadi kecurangan seperti politik money, memprovokasi dan atau judi untuk memenangkan salah satu Cakades dengan imbalan uang akan kami tindak tegas. Polres Batu dalam hal ini tidak akan mentolelir siapapun oknumnya,” tegas dia.

Dirinya juga berharap kepada para kandidat kades, jika harus legowo (menerima) kekalahan maupun kemenangan. Ia juga yakinkan, bahwa semua Cakades memiliki program kerja yang bagus untuk membangun desanya.

“Seperti apa yang disampaikan Ibu Walikota Batu tadi, kalah menang itu memang hal yang biasa. Oleh sebab itu mari kita semua bersama-sama, untuk turut serta mensukseskan jalannya Pilkades ini demi Kota Batu yang lebih baik,” pungkasnya.

Walikota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si
Walikota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si, saat diwawancarai awak media usai Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa serentak.

Sementara itu, Walikota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si juga berpesan kepada semua masyarakat Kota Batu dan para Cakades, untuk turut serta mengamankan dan mensukseskan jalannya pesta demokrasi pemilihan kepala desa serentak.

“Kami mengimbau kepada bapak ibu sekalian dan semua masyarakat Kota Batu yang ada disini, untuk bersama-sama menjaga dan mensukseskan jalannya pemilihan kepala desa agar selalu damai, aman dan lancar. Siapapun yang kalah dan menang harus tetap harus legowo, karena itu semua demi Kota Batu yang lebih baik,” tandas Budhe sapaan akrabnya.

Politisi PDIP ini juga berharap, kepada semua masyarakat Kota Batu pada saat pesta demokrasi pemilihan kepala desa, agar selalu mengutamakan kejujuran tanpa adanya money politic atau bahkan mau diberi embel-embel uang untuk memilih calon tertentu.

“Ya, semuanya harus jujur jangan sampai ada politik uang. Kalah dan menang itu adalah sesuatu hal yang biasa. Nanti ada bapak-bapak polisi ini yang ikut mengawasi, dan semoga saat hari H tanggal 2 Oktober pesta demokrasi dapat berjalan dengan sukses, tanpa ada kendala apapun,” harap mantan None Jakarta ini.

Pewarta: Eko Sabdianto

Editor: Andi Rachmanto

Publisher: Andri Priyo Utomo