​Lagi, Kejari Kota Batu Menahan Salah Satu Tersangka Kasus Pengadaan Buku Di Pemkot Batu

Nur Chusniah, SH, MH Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu

MALANG-NEWS.COM – Kejaksaan Negeri Kota Batu akhirnya menahan salah satu tersangka kasus pengadaan buku perpustakaan berinisial MS.

Sebelumnya Kejari Batu telah menahan tersangka TW, yang mantan Kepala Kantor Perpustakaan Kota Batu, serta ECU rekanan pelaksana pembuatan buku yang diperkarakan.

Sedangkan MS, terhitung sudah dua kali mangkir tidak memenuhi panggilan kejaksaan. Yakni, pada pemeriksaan Senin (20/11/17) lalu. MS hanya diwakili oleh kuasa hukumnya.

Pada pemanggilan hari ini, MS didampingi oleh kuasa hukumnya. Setelah sebelumnya dirinya menjalani pemeriksaan di ruang Pidsus Kejari Kota Batu, sekitar pukul 13.30 WIB, tersangka MS dikirim ke LP Lowokwaru. Kamis (23/11/17).

Ketika dikonfirmasi dikantornya, Kepala Kejari Batu Nur Chusniah, SH, MH membenarkan jika hari ini telah menahan lagi satu tersangka kasus pengadaan buku.

”Iya benar mas, Pak MS setelah menjalani pemeriksaan siang tadi setelahnya langsung dikirim ke LP Lowokwaru. Akan tetapi dia (MS) dipisahkan dengan tersangka lain. Kalau untuk yang dua tersangka lainnya TT dan ECU ditahan di Rutan Medaeng,’ kata mantan biro hukum ligitasi dan non litigasi KPK ini.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kejari Batu juga menahan ST, Kabid Perencanaan Ekonomi di BAPPEDA Pemkot Batu. ST disangkakan ikut menikmati dana pengadaan buku pada tahun anggaran 2016 senilai Rp 140 juta.

Sekedar diketahui bersama, bahwasanya BAPPEDA Pemkot Batu telah menganggarkan pengadaan buku ”Pokok-Pokok Pikiran ER Memajukan Kota Wisata Batu” senilai Rp 300 juta. Pengadaan tersebut dibagi dua paket, yakni di Perpustakaan dan di BAPPEDA.

Dalam perkembangannya, Kejari Kota Batu mencium adanya ketidak beresan dalam penggunaan anggaran proyek tersebut yang dikategorikan fiktif. (Dian)