Sidak Karaoke Sambel Apel, Dewan dan Dinas Perizinan Kecewa, Lho Ada Apa?

Dewan dan Dinas Perizinan Pemkot Batu, saat sidak ke tempat hiburan malam Karaoke Sambel Apel. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS
Dewan dan Dinas Perizinan Pemkot Batu, saat sidak ke tempat hiburan malam Karaoke Sambel Apel. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

MALANG NEWS – Maraknya pemberitaan di media massa soal tempat hiburan malam karaoke di Kota Batu membuat dewan dan Dinas Perizinan gerah. Pasalnya, berdasarkan laporan dari masyarakat, dan LSM banyak tempat usaha di Kota Batu yang diduga tak berizin.

Puncaknya, Komisi A dan C DPRD Kota Batu, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke tempat karaoke dan hiburan di Kota Batu. Sidak itu dilakukan untuk mengetahui tingkat kepatuhan para pemilik tempat karaoke dan hiburan malam serta guest house yang disinyalir tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin lainnya.

Namun, dari sidak itu Dinas Perizinan dan dewan kecewa. Betapa tidak, pasalnya Satpol PP Pemkot Batu yang telah diundang nyatanya tak ikut serta dalam sidak tersebut.

Hasilnya, Komisi A dan C DPRD Kota Batu, menemukan tempat hiburan malam dan karaoke di Kota Batu, yang tidak mengantongi izin, seperti Sambel Apel Karaoke, Guest House Lovina dan De’ Millo Villages.

Drs. Didik Machmud, Komisi C DPRD Kota Batu didampingi Sudiono, Komisi A DPRD Kota Batu, saat diwawancarai awak media di sela-sela sidak. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS
Drs. Didik Machmud, Komisi C DPRD Kota Batu didampingi Sudiono, Komisi A DPRD Kota Batu, saat diwawancarai awak media di sela-sela sidak. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

Drs. Didik Machmud, anggota DPRD Komisi C DPRD Kota Batu mengatakan, pihaknya sengaja melakukan Sidak ke beberapa tempat karaoke dan hiburan malam, dengan tujuan untuk menertibkan sekaligus juga berdasarkan adanya laporan dari masyarakat dan LSM di Kota Batu.

“Tujuan kami sidak ini memang selain adanya laporan dari masyarakat dan LSM juga sebagai upaya penertiban terkait tempat-tempat usaha yang tidak mengantongi izin. Namun, dalam sidak ini Satpol PP Pemkot Batu tak hadir itu salah satu yang membuat kami kecewa,” ujar Didik Machmud yang juga Politisi Partai Golkar ini, Senin (18/2/19).

Hal senada juga disampaikam Sudiono, anggota DPRD Kota Batu Komisi A, jika dari Sidak ke sejumlah tempat hiburan malam, guest house dan karaoke di Kota Batu, ternyata dari beberapa tempat karaoke dan tempat hiburan itu, diketahui tidak mengantongi izin baik Amdal, HO, lalin dan sebagainya.

“Dari hasil sidak kami bersama Dinas Perizinan Pemkot Batu menemukan tempat karaoke dan tempat hiburan malam banyak yang tidak mengantongi izin. Sebelum sidak kami (DPRD Kota Batu) sebelumnya melakukan hearing bersama dengan dinas terkait. Namun, kami juga kecewa kepada Satpol PP Pemkot Batu karena pada sidak tidak hadir,” ucap Sudiono yang juga Politisi PKB.

Drs. Bambang Kuncoro, Kepala Dinas Perizinan Pemkot Batu (kiri), saat berdialog bersama staf dinasnya di sela-sela sidak. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS
Drs. Bambang Kuncoro, Kepala Dinas Perizinan Pemkot Batu (kiri), saat berdialog bersama staf dinasnya di sela-sela sidak. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

Ditempat yang sama, Bambang Kuncoro Kepala Dinas Perizinan yang sekarang BKD Pemkot Batu mengakui, bahwasanya sesuai dari hasil Sidak yang dilakukan komisi A dan C DPRD Kota Batu bersama dinasnya, tempat karaoke dan tempat hiburan di Kota Batu memang tidak mengantongi izin.

”Sehingga untuk menindaklanjuti hasil Sidak para wakil rakyat tersebut, kami tidak akan mengeluarkan surat izin beroperasi tempat karaoke dan tempat hiburan itu. Ini tadi kami juga kaget kok ternyata ada lagi De’ Millo Villages yang sudah beroperasi dan memiliki tujuh kamar dan sama itu juga tidak ada izinnya,” ungkap Drs. Bambang Kuncoro dalam nada heran.

Alex Yudawan, Ketua Yayasan Ujung Aspal bersama Goib Sampurno, Ketua Alap-alap, usai diwawancarai awak media. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS
Alex Yudawan, Ketua Yayasan Ujung Aspal bersama Goib Sampurno, Ketua Alap-alap, usai diwawancarai awak media. Foto: Eko Sabdianto/malangNEWS

Sementara itu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota Batu Yayasan Ujunga Aspal Alex Yudawan dan LSM Alap-alap Gaib Sampurno juga turut menyikapi terkait maraknya tempat-tempat hiburan di Kota Batu yang ditenggarai banyak yang tak berizin, namun tetap saja masih bebas beroperasi.

“Pada dasarnya kami sangat mendukung sekaligus mengapresiasi langkah tegas yang dilakukan dewan dan Dinas Perizinan Pemkot Batu. Artinya dewan dan dinas terkait bisa tegas dalam menindak tempat-tempat hiburan di Kota Batu yang tak memiliki izin tersebut. Namun, kami juga menyayangkan pihak Satpol PP Pemkot Batu tak hadir walau telah diundang. Ini ada apa?,” ungkap Alex Yudawan dalam nada tanda tanya besar.

Senada dengan Alex Yudawan, Gaib Sampurno menyebut adanya dugaan main mata antara pihak Satpol PP Pemkot Batu dengan pemilik tempat Karaoke Sambel Apel tersebut.

“Kami jadi curiga, sudah jelas-jelas diundang dewan dan Dinas Perizinan untuk sidak tapi nyatanya kok tidak datang. Ada apa ini, apa jangan-jangan ada kongkalikong atau ada genderuwonya? Bukankah hal itu sama saja tidak menghargai dinas dan dewan, kalaupun toh tidak datang paling tidak kan bisa mengutus perwakilan. Lha, ini masa semuanya (Satpol PP) tidak datang?,” tandas Gaib Sampurno sembari mengeryitkan dahi tanda penuh tanya.

Dari pantauan Malang News di lapangan, Satpol PP Pemkot Batu beserta manajemen SA Karaoke tidak datang kala sidak. Bahkan, beberapa awak media yang telah menunggu belum dapat konfirmasi lebih lanjut hingga berita ini dilansir.

Pewarta : Eko Sabdianto

Editor : Andi Rachmanto

Publisher : Andri Priyo Utomo